Foto Saya
YOGYAKARTA SPECIAL REGION, Indonesia
Jl.Bener Gg.Secang Wangi No.3 Tegalrejo Yogyakarta 55321 Telp.+62-274-7029629, +62-274-7153396 mobile. +62-85868486264 e-mail.sinarabadi_trans@yahoo.co.id

WISATA DI SOLO,SEMARANG DAN SEKITARNYA

SOLO:

Keraton Kasunanan/Kasunanan Palace
Keraton ini didirikan oleh Sultan Pakubuwono II tahun 1745. Selain sebagai simbol pusat budaya Jawa, di dalamnya terdapat galeri yang menyimpan benda-benda kuno bersejarah antara lain kereta kencana, keris, dan wayang kulit. Di bagian depannya terdapat sebuah bangunan bernama "Panggung Songgo Buwono" yang konon merupakan tempat bersemedi raja untuk bertemu dengan penguasa laut Selatan (Ratu Roro Kidul).








Puri Mangkunegaran
Bangunan ini didirikan oleh Raden Mas Said (Sultan Mangkunegoro I), yang lebih dikenal sebagai Pangeran Sambernyowo. Proses pembangunannya dimulai pada tahun 1740 dan selesai pada tahun 1757, setelah penandatanganan perundingan Gianti pada tanggal 13 Maret 1757. Selain sebagai simbol pusat budaya Jawa, di dalam puri juga terdapat museum yang menyimpan benda bersejarah dengan nilai seni tinggi seperti perhiasan untuk menari dari emas murni, topeng berbagai daerah, dan gamelan kuno.
.



Grojogan Sewu
Air terjun Grojogan Sewu terletak di kabupaten Karanganyar, sekitar 45 km dari kota Solo. Daya tarik dari kawasan ini adalah hutan pinus yang indah dan kawanan monyet yang tinggal di sana. Di kawasan ini, kita dapat menikmati pemandangan sebuah air terjun bernama Grojogan Sewu yang memiliki tinggi 81 m. Beberapa fasilitas disediakan untuk menyokong objek wisata ini, antara lain taman binatang, kolam renang, taman rekreasi, warung-warung makan dan toko-toko buah. Grojogan Sewu telah menerima anugerah sebagai tujuan wisata terbaik di Jawa Tengah.




CANDI CETHO 

Candi Cetho terletak sekitar 5 km arah utara dari candi Sukuh. Candi ini terletak di bagian yang lebih tinggi dari candi Sukuh, sekitar 500 m lebih tinggi. Bangunan candi Cetho menyerupai pura yang ada di Bali, 
dilengkapi dengan sejumlah relief yang menggambarkan tentang kehidupan (hidup dan mati).



CANDI SUKUH
Candi Sukuh adalah satu-satunya candi yang paling erotis dan unik yang ada di Indonesia. Bentuknya yang mirip trapesium hampir menyamai kuil Inca yang ada di Mexico, di benua Amerika. Di candi ini, kita dapat menjumpai banyak relief tentang pendidikan seks yang dilukiskan dengan sangat primitif.



SEMARANG :
Kuil Sam Poo Kong
Kuil Sam Poo Kong dibangun untuk mengenang dan menghormati Laksamana Cheng Ho, seorang pelaut muslim yang hebat dari dinasti Ming, China. Laksamana Cheng Ho telah berlayar mengunjungi lebih dari 30 negara termasuk Semarang dan Simongan ratusan tahun lalu. Di tempat ini terdapat sebuah kuil yang indah, dan di sana, pengunjung dapat melakukan doa sembari menyimak ramalan dari peramal. Pemandu wisata dengan senang hati akan membantu pengunjung menceritakan sejarah pendirian kuil dan sejarah perihal Laksamana Cheng Ho. Memahami sejarah dan cerita Laksamana Cheng Ho sungguh amat menarik karena semuanya merupakan perpaduan budaya Kong Hu Chu, Tao, Budha, Islam sekaligus kebudayaan Jawa.




Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah yang terletak di jalan Gajah, Semarang, merupakan masjid kebanggaan masyarakat Semarang khususnya, dan Jawa Tengah umumnya. Masjid ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006. Penandatangan dilakukan di atas prasasti yang berasal dari batu lereng gunung Merapi, kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Masjid yang berdiri di atas tanah 10 hektar ini terlihat begitu gagah, dengan bentuk bangunan yang merupakan gabungan antara unsur arsitektur Jawa-Islam-Roma. Segala macam kegiatan dapat dilakukan di tempat ini, seperti seminar, muktamar, pertemuan atau pesta pernikahan bahkan tidak tertutup kemungkinan untuk menggelar perhelatan budaya sepanjang tidak mengganggu peribadatan yang berlangsung di masjid tersebut. Bangunan ini juga dilengkapi dengan hotel/penginapan dengan 23 kamar berbagai kelas. Kelebihan lainnya adalah fasilitas parkir terbuka yang amat luas (terletak di kanan kiri masjid), serta ruang parkir yang bisa menampung 45 bus, 820 mobil serta 800 sepeda motor.



Kelompok Candi Gedong Songo
Kelompok candi Gedong Songo berada di kaki gunung Ungaran, tepatnya di desa Candi, kecamatan Ambarawa yang berjarak 9 km dari kota Ambarawa dan 12 km dari kota Ungaran. Candi gedong Songo termasuk salah satu peninggalan budaya Hindu dari zaman Syailendra dari abad IX (tahun 927 M). Objek wisata ini juga merupakan wisata alam dengan hawa yang sejuk dan pemandangan alam yang indah. Juga dilengkapi pula dengan pemandian air panas, areal perkemahan, dan wisata berkuda.



Museum Kereta Api Ambarawa
Museum kereta api berlokasi di kota Ambarawa, kabupaten Semarang, tepatnya di jalan yang menghubungkan Ambarawa dengan Magelang/Yogyakarta. Di museum ini mempunyai 12 koleksi lokomotif kuno dari berbagai jenis, diantaranya buatan Belanda, Jerman dan Swiss. Wisatawan yang mengunjungi tempat ini dengan rombongan dapat menyewa kereta api yang berkapasitas 100 orang untuk mengikuti perjalanan wisata dari Ambarawa-Bedono (pulang-pergi) yang berjarak 9,5 km melalui rel bergerigi. Selama perjalanan berkereta api, kita dapat menikmati tanjakan dan kelokan dengan panorama alam yang mempesona berupa gunung, lembah, sawah dan danau.



Rawapening
Rawapening merupakan wisata air dengan perahu-perahu tradisional yang terletak di kaki gunung Telomyo, gunung Ungaran dan gunung Kendalisodo, tepatnya berada di kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru. Lokasinya berjarak sekitar 25 km dari kota Ungaran. Di sini terdapat pula daya tarik yang lain, yaitu arena pancing alam, aktivitas nelayan, tanaman enceng gondok dan pembangkit tenaga listrik. Fasilitas yang lain adalah lokasinya mudah dijangkau, dilalui jalur kereta api jurusan Kedungjati-Ambarawa, dikelilingi objek wisata lain dan beberapa rumah makan.



Vihara Budha Gaya Watugong
Kompleks Vihara Buddha Gaya Watugong yang mempunyai nilai artistik dengan tinggi 39 meter, merupakan pagoda tertinggi di Indonesia. Vihara ini dibangun tahun 2005, terletak di depan Makodam IV Diponegoro Semarang. Pada bangunan yang mempunyai tujuh tingkat ini, terdapat patung Dewi Welas Asih dari tingkatan kedua hingga keenam. Terdapat 20 patung Kwan Im dipasang di pagoda tersebut. Pemasangan Dewi Welas Asih ini disesuaikan dengan arah mata angin, yang bertujuan agar Dewi yang selalu menebarkan cinta kasih tersebut bisa menjaga kota Semarang dari segala arah. Bangunan yang merupakan pelengkap ruang Metta Karuna di Vihara Avalokitesvara Srikukusrejo Gunung Kalong dan memiliki seni arsitektur yang sangat tinggi ini merupakan salah satu kebanggaan warga kota Semarang dan Jawa Tengah pada umumnya, karena saat ini pengunjung vihara Buddha Gaya tidak hanya umat Budha saja, tapi juga umat agama lain untuk dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata religi.



Dataran Tinggi Dieng
Dataran Tinggi Dieng terletak di antara kabupaten Wonosobo dan kabupaten Banjarnegara namun lebih mudah dicapai dari kabupaten Wonosobo (26 kilometer atau sekitar 1 jam menggunakan mobil). Daerah ini merupakan dataran tinggi yang terluas di Jawa dan terletak pada ketinggian 2.093 meter di atas permukaan laut dengan rata-rata temperatur 15 derajat Celcius. Di dataran tinggi Dieng, pengunjung dapat menyaksikan berbagai jenis daya tarik wisata seperti kelompok candi Hindu (Pandawa), danau berwarna, kawah yang masih aktif, air panas sungai Serayu dan sebagainya.



Kelompok Candi Pandhawa
Kelompok candi Pandhawa terdiri atas beberapa kelompok candi, yaitu Arjuna, Gatotkaca, Bima, dan Dwarawati. Kelompok candi-candi Arjuna terdiri atas candi Arjuna, Srikandi, Puntadewa, dan Sembadra, yang dibangun dalam dua urutan paralel. Kelompok candi-candi Gatotkaca terletak di kaki bukit Pangonan, di sebelah barat danau Balekambang. Kelompok ini terdiri atas candi Sentyaki, Petruk, Antareja, Sadewa, dan Gatotkaca. Kelompok candi Bima terletak 750 meter sebelah selatan candi Gatotkaca. Berbeda dengan lainnya yang menghadap ke barat, candi ini menghadap ke arah timur. Kelompok candi Dwarawati yang terdiri atas candi Dwarawati dan Perikesit, terletak di bukit Perahu, berjarak sekitar 1 km dari kelompok candi Arjuna. Kelompok ini mirip dengan candi Gatotkaca.

.
Perkebunan Teh Tambi
Perkebunan Teh Tambi terhampar luas di lereng gunung Sindoro, dengan ketinggian 1.200 s.d. 2.000 m di atas permukaan laut. Suhu udara antara 15 derajat - 24 derajat celicius. PT Tambi mengelola 3 unit perkebunan teh yang terletak di Bedakah (desa Buntu), Tanjungsari (desa Ngadisalam) serta desa Tambi dengan luas area mencapai 829 Ha yang dilengkapi beberapa fasilitas, seperti rumah makan, rumah pondokan, tour pabrik teh, ruang pertemuan, outbound, dan api unggun.



OBYEK WISATA KETEP PASS
Obyek Wisata Ketep Pass dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata baru di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) dengan ciri khas wisata kegunungapian.
Obyek Wisata Ketep Pass kabupaten Magelang merupakan Obyek Wisata Alam Kegunungapian khususnya Gunung Merapi.Obyek Wisata Ketep Pass terletak pada ketingggian 1200 m dpl.Luas area sekitar 8000 m persegi,berjarak 17 km dari Blabak Magelang kearah timur,30 km dari Kota Magelang dan 35 km dari Boyolalai.Dari kota Salatiga yang berjarak sekitar 32 km,dapat melalaui Kopeng dan Desa Kaponan dan 30 km dari Candi Borobudur.Lokasi Obyek mudah dijangkau baik dengan Bus Besar,Mini bus,Sedan atau sejenisnya maupun sepeda motor.
Atas prakarsa Gubernur Jawa Tengah H.Mardiyanto,dipilih tanah berbukit ini untuk dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata baru di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) dengan ciri khas wisata kegunungapian.Obyek Wisata Ketep Pass diresmikan oleh Presiden RI Megawati Sukarno Putri pada 17 Oktober 2002.







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar